Sudah beberapa hari
ini gadis itu tak muncul. ”Kemana ya” pikirku. Aku terus bertanya-tanya dalam
hati, sepanjang malam aku terus memikirkannya. Pagi itu, aku buka pintu rumah
tanpa sengaja seorang gadis melintas sendiri, yah gadis itu melintas lagi tepat
didepan rumahku. Spontan aku berbicara dalam hati “manis banget gadis ini”
awalnya aku hanya memandangnya biasa saja namun besoknya akupun melihatnya lagi
kemudian seterusnya sampai beberapa kali walaupun tidak setiap hari namun cukup
sering. Dari situ Aku mulai penasaran.
Keesokan harinya
aku sengaja duduk didepan rumah sembari berharap bisa ketemu dengan gadis manis
itu lagi, namun mau dikata apa! Gadis manis itu tak juga menampakkan batang
hidupnya, aku pun kecewa. Sampai suatu sore aku ceritakan pada temanku bahwa
setiap pagi didepan rumahku sering lewat seorang gadis, gadis itu manis sekali.
kataku
”pokoknya luar
biasa deh”
”Serius bro”
katanya
”Yaiyalah”
”besok kita ngopi
yuk”
”Sembari menunggu”
”wah, boleh tuh”
katanya
Pagi pun tiba, kita
berdua sengaja berniat menunggunya.
“Mana bro”
tanyanya.
“Santai lah”
“Bentar lagi juga
muncul” Namun sudah hampir satu jam menunggu ternyata gadis manis itu belum
juga muncul.
”waduh, kmn nih”
katanya .
”mungkin doi libur
kali” kataku.
Teman ku akhirnya
pamit pulang, saat itu aku melihat dia dengan rasa masih penasaran akan
kecantikan gadis tersebut.
”bsk lagi, kawan”
teriak ku
”liat nanti lah”
Beberapa hari
kemudian aku sedang berbincang-bincang bersama rekan-rekan diteras rumah,
tiba-tiba gadis itu kembali muncul didepan rumahku dan spontan aku pun berdiri
kemudian melihatnya melintas.
”yah, mungkin saat
ini aku hanya bisa melihat”
”liat deh
nanti”pikirku. Namun setelah gadis itu lewat spontan salah satu rekanku
bertanya ”siapa dia bro”
”calon istri”
kataku
”waduh, mantap”
”semangat bro”
katanya
Mendengar itu aku
menjadi semangat dan penasaran mengetahui siapa dan dari mana sebenarnya gadis
manis itu. Sampai suatu ketika pas aku bersiap-siap mau berangkat ke kantor,
gadis itu kembali muncul persis dihadapanku namun anehnya aku hanya terdiam
tanpa bisa mengucapkan sepatah kata pun. ”mungkin karena gadis itu terlalu
manis”. Bisikku. Spontan aku tergesa-gesa merapikan ini itu tapi sayangnya pas
aku sudah siap segalanya, gadis itu hilang bagaikan ditelan angin.
”hadeuh”
”sayang bgt”
keluhku
Beberapa hari
setelahnya aku mulai mencari-cari asal muasal gadis tersebut, hingga suatu sore
pas dia pulang aku liat ternyata dia belok ke gang dan masuk ke sebuah rumah
yang ada di gang tersebut. aku baru menyadari bahwa rumah gadis manis tersebut
hanya berjarak 1000 M dari rumahku.
Pada suatu sore aku
membeli ”sesuatu” di warung langgananku yang terletak 50 M dari rumah, aku pun
bertanya kepada pemilik warung nya.
”Bu, klo rumah yang
putih itu rumah siapa ya”
”yang mana”
”ituloh yang dekat
yayasan itu”
”ohhh, itumah rumah
orang aceh” katanya
”emang kenapa”
”biasalah bu,
urusan anak muda”
”he he”
”siapa ya bu,
namanya”
”wah, lupa”
”tapi dia tuh
tinggal bareng kaka nya”
”tapi tar deh
ditanyain”
”ok” kataku.
Akhirnya aku pun meninggalkan warung tersebut.
Haripun berjalan
begitu cepat, menabrak semua hal yang ada didepannya, namun aku hanya menunggu
dan menunggu tidak ada gerakan sama sekali untuk mengetahui lebih tentang gadis
manis itu. Entah apa yang ada dalam pikiranku sampai keberanianku untuk
mengenalnya hilang bagaikan ditelan bumi. Namun pada suatu sore iwan datang ke
rumahku, dia langsung nyeletuk ”gimana gadis itu bro”. ”masih proses kawan” ,
”waduh, telah banget” kemudian dia berkata ”gimana kalau gw samperin langsung
ke rumahnya” dan spontan aku pun menjawab ”boleh2, siapa takut”, he he
Malam harinya aku
teringat pesan dari salah satu warung langgananku yang mengatakan ”KK nya kalo
pagi jualan lontong, klo mau mengenalnya bisa melalu kaka nya” begitulah
kata-kata yang kuingat dari ibu tersebut. Aku pun terus menerus teringat
kata-kata tersebut sampai suatu malam aku berniat bangun pagi hanya demi
mengenal gadis manis tersebut. Dan malam itu aku sengaja tidur agak sore ”biar
bisa bangun pagi” pikirku. Maklum lah sebagai anak rantau, kalau libur pasti
biasa bangunnya agak siang. Tanpa terasa waktu menunjukan pukul 11.00, aku
menyiapkan diri untuk tidur. Sebelumnya aku terbayang terus sama kecantikan
gadis tersebut.
Aku pun bangun
pukul 06:00 AM, lalu bergegas mandi dan segera membuka pintu rumah untuk olah
raga, sengaja aku melintas rumah gadis tersebut, kulihat seorang ibu-ibu sedang
menyiapkan segala peralatan dagangnya. Mungkin ibu ini adalah kaka gadis
tersebut” pikirku. Setelah cape berkeliling komplex, aku pun menghampiri rumah
tersebut dengan maksud untuk membeli sarapan karena memang kaka nya jualan
sarapan setiap pagi. Tentunya aku berniat mengenal gadis manis yang selalu
lewat depan rumahku.
”lontong nya, bu”
Dengan nada sopan
dia bilang ” makan disini apa dibungkus”
”disini aja”
Dengan sigapnya dia
menyiapkan menu tersebut.
”Ini, de” katanya
Aku pun menikmati
lontong buatan ibu-ibu tersebut
”enak nih bu”
”da lama bu,
jualan”
”lumayan” katanya
”ibu, asli orang
sini? Tanyakun iseng
”bukan” katanya
”ibu, aslinya orang
aceh”
”disini tinggal ama
siapa sja bu” kataku melanjutkan
”yah, keluarga”
katanya.
Sembari mengobrol,
pikiran ku melayang pada gadis tersebut, namun sayangnya gadis itu pun tak
sempat muncul sampai akhirnya aku pulang. Dari situ aku mulai berpikir,
jangan-jangan memang ga jodoh, masa mau kenalan aja susahnya minta ampun.
Setelah itu aku pun
sudah tidak pernah melihat gadis manis tersebut melintas didepan rumahku, dan
seiring berjalannya waktu sedikit demi sedikit wajah gadis itu mulai hilang
dari benakku, sampai suatu sore aku melihat banyak orang-orang berkumpul persis
di dekat rumah gadis tersebut. Aku pun mulai bertanya-tanya, tanpa pikir
panjang aku mendati tetangga yang kebetulan sedang berada didekat rumahku
”Ada apa ya bang”
tanyaku
”itu, ad orang
hajatan”
”siapa”
”Devi, anak aceh
itu” katanya
”hah” kataku
Beberapa menit
kemudian aku baru sadar, kalau devi adalah gadis manis yang sering melintas
didepan rumahku. Dari situ aku berfikir gila ya, berbulan-bulan aku penasaran
akan nama gadis tersebut, namun pas tau namanya malah dia nikah sama orang
lain. Mungkin inilah rahasia tuhan, sesuatu yang kita inginkan belum tentu
tuhan menyetujui nya.