Saturday, 20 September 2014

Gadis Manis Ujung Gang

Sudah beberapa hari ini gadis itu tak muncul. ”Kemana ya” pikirku. Aku terus bertanya-tanya dalam hati, sepanjang malam aku terus memikirkannya. Pagi itu, aku buka pintu rumah tanpa sengaja seorang gadis melintas sendiri, yah gadis itu melintas lagi tepat didepan rumahku. Spontan aku berbicara dalam hati “manis banget gadis ini” awalnya aku hanya memandangnya biasa saja namun besoknya akupun melihatnya lagi kemudian seterusnya sampai beberapa kali walaupun tidak setiap hari namun cukup sering. Dari situ Aku mulai penasaran.

Keesokan harinya aku sengaja duduk didepan rumah sembari berharap bisa ketemu dengan gadis manis itu lagi, namun mau dikata apa! Gadis manis itu tak juga menampakkan batang hidupnya, aku pun kecewa. Sampai suatu sore aku ceritakan pada temanku bahwa setiap pagi didepan rumahku sering lewat seorang gadis, gadis itu manis sekali. kataku


”pokoknya luar biasa deh”

”Serius bro” katanya

”Yaiyalah”

”besok kita ngopi yuk”

”Sembari menunggu”

”wah, boleh tuh” katanya

Pagi pun tiba, kita berdua sengaja berniat menunggunya.

“Mana bro” tanyanya.

“Santai lah”

“Bentar lagi juga muncul” Namun sudah hampir satu jam menunggu ternyata gadis manis itu belum juga muncul.

”waduh, kmn nih” katanya .

”mungkin doi libur kali” kataku.

Teman ku akhirnya pamit pulang, saat itu aku melihat dia dengan rasa masih penasaran akan kecantikan gadis tersebut.

”bsk lagi, kawan” teriak ku

”liat nanti lah”

Beberapa hari kemudian aku sedang berbincang-bincang bersama rekan-rekan diteras rumah, tiba-tiba gadis itu kembali muncul didepan rumahku dan spontan aku pun berdiri kemudian melihatnya melintas.

”yah, mungkin saat ini aku hanya bisa melihat”

”liat deh nanti”pikirku. Namun setelah gadis itu lewat spontan salah satu rekanku bertanya ”siapa dia bro”

”calon istri” kataku

”waduh, mantap”

”semangat bro” katanya

Mendengar itu aku menjadi semangat dan penasaran mengetahui siapa dan dari mana sebenarnya gadis manis itu. Sampai suatu ketika pas aku bersiap-siap mau berangkat ke kantor, gadis itu kembali muncul persis dihadapanku namun anehnya aku hanya terdiam tanpa bisa mengucapkan sepatah kata pun. ”mungkin karena gadis itu terlalu manis”. Bisikku. Spontan aku tergesa-gesa merapikan ini itu tapi sayangnya pas aku sudah siap segalanya, gadis itu hilang bagaikan ditelan angin.

”hadeuh”

”sayang bgt” keluhku

Beberapa hari setelahnya aku mulai mencari-cari asal muasal gadis tersebut, hingga suatu sore pas dia pulang aku liat ternyata dia belok ke gang dan masuk ke sebuah rumah yang ada di gang tersebut. aku baru menyadari bahwa rumah gadis manis tersebut hanya berjarak 1000 M dari rumahku.

Pada suatu sore aku membeli ”sesuatu” di warung langgananku yang terletak 50 M dari rumah, aku pun bertanya kepada pemilik warung nya.

”Bu, klo rumah yang putih itu rumah siapa ya”

”yang mana”

”ituloh yang dekat yayasan itu”

”ohhh, itumah rumah orang aceh” katanya

”emang kenapa”

”biasalah bu, urusan anak muda”

”he he”

”siapa ya bu, namanya”

”wah, lupa”

”tapi dia tuh tinggal bareng kaka nya”

”tapi tar deh ditanyain”

”ok” kataku. Akhirnya aku pun meninggalkan warung tersebut.

Haripun berjalan begitu cepat, menabrak semua hal yang ada didepannya, namun aku hanya menunggu dan menunggu tidak ada gerakan sama sekali untuk mengetahui lebih tentang gadis manis itu. Entah apa yang ada dalam pikiranku sampai keberanianku untuk mengenalnya hilang bagaikan ditelan bumi. Namun pada suatu sore iwan datang ke rumahku, dia langsung nyeletuk ”gimana gadis itu bro”. ”masih proses kawan” , ”waduh, telah banget” kemudian dia berkata ”gimana kalau gw samperin langsung ke rumahnya” dan spontan aku pun menjawab ”boleh2, siapa takut”, he he

Malam harinya aku teringat pesan dari salah satu warung langgananku yang mengatakan ”KK nya kalo pagi jualan lontong, klo mau mengenalnya bisa melalu kaka nya” begitulah kata-kata yang kuingat dari ibu tersebut. Aku pun terus menerus teringat kata-kata tersebut sampai suatu malam aku berniat bangun pagi hanya demi mengenal gadis manis tersebut. Dan malam itu aku sengaja tidur agak sore ”biar bisa bangun pagi” pikirku. Maklum lah sebagai anak rantau, kalau libur pasti biasa bangunnya agak siang. Tanpa terasa waktu menunjukan pukul 11.00, aku menyiapkan diri untuk tidur. Sebelumnya aku terbayang terus sama kecantikan gadis tersebut.

Aku pun bangun pukul 06:00 AM, lalu bergegas mandi dan segera membuka pintu rumah untuk olah raga, sengaja aku melintas rumah gadis tersebut, kulihat seorang ibu-ibu sedang menyiapkan segala peralatan dagangnya. Mungkin ibu ini adalah kaka gadis tersebut” pikirku. Setelah cape berkeliling komplex, aku pun menghampiri rumah tersebut dengan maksud untuk membeli sarapan karena memang kaka nya jualan sarapan setiap pagi. Tentunya aku berniat mengenal gadis manis yang selalu lewat depan rumahku.

”lontong nya, bu”

Dengan nada sopan dia bilang ” makan disini apa dibungkus”

”disini aja”

Dengan sigapnya dia menyiapkan menu tersebut.

”Ini, de” katanya

Aku pun menikmati lontong buatan ibu-ibu tersebut

”enak nih bu”

”da lama bu, jualan”

”lumayan” katanya

”ibu, asli orang sini? Tanyakun iseng

”bukan” katanya

”ibu, aslinya orang aceh”

”disini tinggal ama siapa sja bu” kataku melanjutkan

”yah, keluarga” katanya.

Sembari mengobrol, pikiran ku melayang pada gadis tersebut, namun sayangnya gadis itu pun tak sempat muncul sampai akhirnya aku pulang. Dari situ aku mulai berpikir, jangan-jangan memang ga jodoh, masa mau kenalan aja susahnya minta ampun.

Setelah itu aku pun sudah tidak pernah melihat gadis manis tersebut melintas didepan rumahku, dan seiring berjalannya waktu sedikit demi sedikit wajah gadis itu mulai hilang dari benakku, sampai suatu sore aku melihat banyak orang-orang berkumpul persis di dekat rumah gadis tersebut. Aku pun mulai bertanya-tanya, tanpa pikir panjang aku mendati tetangga yang kebetulan sedang berada didekat rumahku

”Ada apa ya bang” tanyaku

”itu, ad orang hajatan”

”siapa”

”Devi, anak aceh itu” katanya

”hah” kataku


Beberapa menit kemudian aku baru sadar, kalau devi adalah gadis manis yang sering melintas didepan rumahku. Dari situ aku berfikir gila ya, berbulan-bulan aku penasaran akan nama gadis tersebut, namun pas tau namanya malah dia nikah sama orang lain. Mungkin inilah rahasia tuhan, sesuatu yang kita inginkan belum tentu tuhan menyetujui nya.

No comments:

Post a Comment